Rss Feed Facebook Twitter Google Plus

post:


Sabtu, 08 Maret 2014

Ekonomi Syariah Menciptakan Terobosan Baru di Afrika Utara

Setelah kesuksesannya yang mendunia lebih dari satu decade, dengan total aset global sebesar 1.4 Triliun USD, industri keuangan syariah bisa berkembang di Afrika Utara. Hal tersebut diutarakan oleh Standard & Poor’s Rating Service dalam sebuah laporan yang berjudul Islamic Finance Could Make Inroads Into North Africa.

Besarnya defisit transaksi berjalan dan menurunnya kualitas kredit di bank konvensional menyebabkan pemerintah di negera-negara Arab melihat peluang di ekonomi syariah.
“Perbankan syariah telah menunjukkan daya tariknya yang luar biasa bagi para regulator dan para pemain pasar. Sekarang persepsi sudah berubah dan kesadaran masyarakat semakin meningkat.” Ujar analis kredit S&P Mohamed Damak.
“Kami telah melakukan berbagai observasi di Negara-negara Afrika Utara, antara lain Mesir, Tunisia dan Maroko. Pemerintah di Negara-negara ini baru saja mengambil langkah strategis untuk mengimplementasikan kebijakan yang mendorong pertumbuhan keuangan syariah. Tunisia telah berencana untuk menerbitkan sukuknya dan menarik investor kelas atas. Mesir telah menerapkan kerangka kebijakan barunya dalam penerbitan sukuk dan Maroko telah meletakkan fondasi hukum untuk perbankan syariah.”
“meskipun demikian, kami mengakui bahwa keuangan syariah di kawasan ini masih belum menunjukkan adanya keuntungan atau nilai tambah. Padahal nilai tambah tersebut dapat memaksimalkan laba dan menarik kelas baru investor dengan menawarkan produk keuangan syariah yang sama menguntungkannya dengan produk bank konvensional . adanya persaingan harga di Afrika Utara ini menunjukkan bahwa nasabah masih sensitif dengan adanya perbedaan tingkat nisbah di bank syariah dan bunga di perbankan konvensional.” Tambahnya. [Puri Hukmi]


Share This :

0 komentar:

Posting Komentar